Teratur Olahraga tetapi Tubuh Justru Semakin Berat? Kemungkinan Ini Pemicunya

Telah rajin olahraga untuk turunkan berat tubuh, tetapi yang terjadi timbangan justru semakin berat?

Olahraga memang dipandang seperti salah satunya cara efisien untuk turunkan berat tubuh.

Tetapi rupanya, kegiatan rutin olahraga yang diimbangi dengan hasil timbangan yang justru jadi makin berat sebagai satu hal yang normal.

Hingga, beberapa pakar mengingati kita untuk tidak sering mengangsung berat tubuh karena bisa memberi imbas negatif dan sering jadi beban pemikiran.

Pakar Endrokrinologi, Kathleen Wyne menjelaskan, peningkatan berat tubuh saat telah teratur olahraga bisa karena oleh beberapa factor.

Misalkan konsumsi garam pada mengonsumsi makanan setiap hari, jumlah makanan yang dimakan, sembelit, efek beberapa obat, sampai peralihan hormon.

Beberapa macam olahraga tertentu dapat membuat massa otot. Pembangunan massa otot ini sebelumnya seperti terlihat terjadi tambahan berat tubuh.

Walau demikian, tidak ada yang penting dicemaskan. Makin bertambah massa otot yang dibuat, karena itu makin cepat juga badan lakukan proses metabolisme.

Proses metabolisme bisa menolong pada proses pembakaran kalori dan lemak berlebihan di badan untuk menjadikan energi.

Selain itu, berat tubuh seorang datang dari gabungan massa tulang, lemak, darah, otak, aliran saraf, otot bahkan juga kemampuan udara di paru-paru.

“Saat teratur olahraga, persentase massa di masing-masing kelompok itu berbeda sekitar 15 %.”

Begitu kata Jeffrey A. Dolgan, Pakar Fisiologi latihan medis di Canyon Ranch, Miami Beach, Florida, AS.

Keadaan itu memang berasa membuat badan makin berat, tetapi karakternya sementara.

Dengan keterangan itu, beberapa pakar merekomendasikan jangan sampai stop olahraga saat alami keadaan ini.

Lepas dari peningkatan berat tubuh yang dirasakan, sebetulnya teratur olahraga mempunyai semakin banyak faedah yang positif untuk kesehatan badan.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.