Profile Bambang Susantono Calon Kepala Otorita IKN: Lulusan ITB, Menhub Zaman SBY

Presiden Joko Widodo direncanakan mengangkat calon kepala dan calon wakil kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dipilih, yaitu Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe, pada Kamis (10/3/2022).

Menurut gagasan, pengukuhan diadakan di Istana Negara pada Kamis sore.

Hal itu diverifikasi sumber Kompas.com dari kelompok kementerian.

“Betul (dikukuhkan) Kamis,” tutur sumber itu, diambil dari Kompas.com, Kamis (10/3/2022).

Lalu, bagaimana profile dan sepak-terjang Bambang Susantono?

Profile Bambang Susantono

Dikabarkan Harian Kompas, 27 Juni 2005, Bambang Susantono lahir di Yogyakarta pada 4 November 1963.

Bambang menuntaskan pengajaran strata satu jalur tehnik sipil di Institut Tehnologi Bandung (ITB).

Kemudian, Bambang Susantono ambil gelar Master of City and Regional Rencana di University of California Berkeley, AS, di tahun 1995.

Pada 1998, dia ambil gelar Master of Civil Engineering Transportation di kampus yang serupa.

Tahun 2000, Bambang Susantono raih gelar Doctor of Philosophy di sektor Infrastructure Rencana, di University of California Berkeley, AS.

Perjalanan profesi Bambang Susantono

Dikutip dari situs dephub.go.id, Bambang Susantono pernah memegang sebagai Ketua Warga Transportasi (MTI) masa 2007-2010.

Kedudukan itu sebagai amanat untuk kali ke-2 yang didapat Bambang dari anggota organisasi itu.

Tetapi, pada 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan Bambang Susantono sebagai Wakil Menteri Perhubungan dalam cabinet Indonesia Berpadu II untuk periode bakti 2009-2014.

Waktu itu, Bambang Susantono sebagai satu diantara beberapa individu yang diputuskan Presiden SBY dari kelompok professional untuk tempati kedudukan diplomatis di cabinetnya.

Sepanjang memegang Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono aktif percepat lajur rel double kereta api.

Bambang Susantono jadi Plt Menteri Perhubungan

Bekas Wakil Menteri Perhubungan zaman SBY ini diberitakan jadi Kepala Tubuh Otorita IKN opsi Presiden Jokowi.

Bambang Susantono lalu dipilih jadi Eksekutor Pekerjaan (Plt) Menteri Perhubungan sesudah Menteri Perhubungan awalnya, Evert Ernest Mangindaan, memundurkan diri karena dipilih jadi anggota DPR RI masa 2014-2019.

Pada Oktober 2014, status Menteri Perhubungan yang dihuni Bambang Susantono selanjutnya diserahterimakan ke Ignasius Jonan.

Dijumpai, Bambang Susantono sempat juga memikul instruksi sebagai Deputi Sektor Koordinir Infrastruktur dan Peningkatan Daerah Kementerian Koordinator Sektor Ekonomi.

Di tingkat internasional, Bambang Susantono pernah jadi Anggota Dewan East Asia Society of Transportation EAST, sekalian Anggota Dewan South North Foundation yang terpusat di Johanesburg, Afrika Selatan.

Wakil Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB)

Dikabarkan Harian Kompas, 9 Juni 2015, Bambang Susantono pernah dipilih jadi Wakil Presiden (Wakil presiden) Bank Pembangunan Asia (ADB).

Saat memegang sebagai Wakil presiden ADB, Bambang Susantono berkantor di Manila, Filipina, dan mengepalai bidang Management Pengetahuan dan Pembangunan Terus-menerus.

Bambang Susantono jadi satu dari 5 wakil presiden yang ada di ADB.

Satu wakil presiden yang lain dijabat oleh Diwakar Gupta, yang disebut Direktur Eksekutor dan Chief Financial Officer The State Bank of India.

Dengan kedudukan itu, Bambang Susantono bertanggungjawab keseluruhannya pada penerapan program pembangunan terus-menerus ADB, masalah peralihan cuaca, penelitian ekonomi, kerja-sama pembangunan teritori, dan masalah jalinan external.

Bambang Susantono gantikan Bindu Lohani yang pensiun dari ADB.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.